• header
  • header

Selamat Datang di Website SMK S3 IDHATA CURUP Kelompok Pariwisata dan Kesehatan| Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SMK S3 IDHATA CURUP

NPSN : 10700614

Jl.Basuki Rahmat No.08 Dwi Tunggal Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu


smksidhata@yahoo.com

TLP : 0732-325466


          

Banner

Jajak Pendapat

Apakah SMK ini perlu untuk ditambahkan jumlah kompetensi keahliannya?
Ya, Perlu
Tidak Perlu
Tidak Tahu
  Lihat

Statistik


Total Hits : 259167
Pengunjung : 75103
Hari ini : 58
Hits hari ini : 395
Member Online : 0
IP : 54.144.55.253
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Ujian Nasional Terakhir




Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengumumkan akan menghapus UN pada 2021. Dengan adanya kebijakan ini, 2020 menjadi tahun terakhir penyelenggaraan UN. Ujian tersebut akan diganti dengan asesmen kompetensi minimum sekolah dan tenaga pendidik serta survei karakter terhadap para murid.

 

Apa saja fakta-fakta yang penghapusan Ujian Nasional? Berikut ini selengkapnya

 

1. Merdeka Belajar

Penghapusan UN bagian dari Merdeka Belajar. Mendikbud Nadiem Anwar Makarim, menetapkan empat program pokok kebijakan pendidikan “Merdeka Belajar”. Program tersebut meliputi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional (UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi.

“Keputusan tersebut akan menjadi arah pembelajaran kedepan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” demikian disampaikan Mendikbud pada peluncuran Empat Pokok Kebijakan Pendidikan Merdeka Belajar, di Jakarta.

 

2. Tak Ada Lagi UN di 2021

UN tahun 2020 merupakan pelaksanaan UN untuk terakhir kalinya. Sehingga dipastikan pada 2021 tidak ada lagi pelaksanaan UN.

 

3. Pengganti UN

Meski UN ditiadakan, namun Menteri Nadiem akan mengganti UN tahun 2021 menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter, yang terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter

 

4. Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter 

Pelaksanaan pengganti UN akan dilakukan oleh siswa yang berada di tengah jenjang sekolah (misalnya kelas 4, 8, 11), sehingga dapat mendorong guru dan sekolah untuk memperbaiki mutu pembelajaran. 

Hasil ujian ini tidak digunakan untuk basis seleksi siswa ke jenjang selanjutnya. “Arah kebijakan ini juga mengacu pada praktik baik pada level internasional seperti PISA dan TIMSS,” tutur Mendikbud.




Share This Post To :

Kembali ke Atas

Artikel Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :


 

Komentar :


   Kembali ke Atas